Atap Onduline : Jenis, Kelebihan, Kekurangan & Cara Pasang

Atap Onduline – Teknologi yang semakin maju membuat pertumbuhan dan perkembangan di berbagai macam bidang terus meningkat. Termasuk juga dalam bidang bangunan. Ini terlihat dengan banyaknya produk baru yang cukup mempermudah pembangunan rumah atau gedung.

Bahkan sampai dengan saat ini tidak sedikit produk baru yang terus di perkenalkan. Dan salah satu produk baru yang bisa kita gunakan untuk mempercantik bangunan rumah adalah Atap Onduline. Yang dimana ini merupakan sebuah jenis atap yang sama sekali tidak mengandung unsur Asbes ataupun Metal.

Dengan begitu penggunaan atap Onduline akan bisa membuat ketahanan atap rumah semakin kuat dan tahan lama. Jelas ini karena penggunaan Onduline tidak akan mudah terpengaruh korosi ataupun karat meskipun sering terkena hujan ataupun panas. Berbeda dengan jenis atap Spandek.

Produk yang sudah terjamim mutu dan kualitasnya ini bahkan diklaim bisa di aplikasikan pada semua jenis bangunan. Mulai dari bangunan perumahan, gudang, rumah, ataupun gedung sekolah dan gedung perkantoran. Disamping itu, atap jenis ini juga bisa digunakan secara fleksibel.

Sehingga proses pemasangannya pun akan lebih cepat dan tentunya akan menghemat biaya pemasangan. Hanya saja untuk pilihan warna atap Onduline tidak sebanyak atap Genteng Metal. Melainkan atap ini hanya memiliki 4 pilihan warna yakni Cokelat, Merah, Hijau, dan Hitam.

Pengertian, Jenis, Kelebihan dan Kekurangan Atap Onduline

Jenis dan Kelebihan Atap Onduline

Bukan hanya bisa di aplikasikan pada semua jenis bangunan. Atap Onduline juga bisa di aplikasikan pada semua jenis rangka. Baik rangka atap baja ringan ataupun rangka atap kayu. Dengan begitu tidak heran jika saat ini banyak sekali orang memilih menggunakan jenis atap yang satu ini.

Jenis Atap Onduline

1. Atap Onduline Classic

Atap Onduline Classic

Jenis atap Onduline yang pertama adalah “Onduline Classic” yang merupakan lembaran atap bitumen gelombang yang dibuat dengan menggunakan sertifikat berstandar SNI dan dibuat dengan menggunakan unsur ramah lingkungan.

2. Genteng Onduvilla

Genteng Onduvilla

Jenis yang kedua adalah “Genteng Onduvilla”. Atap ini merupakan alternatif yang bisa dipilih masyarakat ketika ingin menggunakan genteng dengan bobot yang ringan dengan bentuk hampir menyerupai genteng keramik. Ada dua pilihan warna yaitu shaded dan 3D

3. Genteng Bardoline

Genteng Bardoline

Dan jenis yang terakhir adalah “Genteng Bardoline”. Yang dimana ini merupakan jenis atap Onduline ydengan tipe shingles berbahan dasar aspal. Atau sering juga orang menyebutkan genteng aspal dengan standarisasi Internasional.

Kelebihan Atap Onduline

Kelebihan Atap Onduline

1. Hemat Biaya Pemasangan & Perawatan

Salah satu kelebihan yang bisa anda dapatkan dengan memilih atap ini yaitu biaya pemasangan dan perawatan yang hemat. Hal ini dikarenakan atap ini dibuat dengan material pilihan terbaik yang pastinya cukup tahan lama.

2. Menjadi Peredam Suhu & Suara

Selain diandalkan sebagai atap rumah. Penggunaan jenis atap yang satu ini juga di banyak di pilih mengingat kemampuannya meredam suara dan suhu yang cukup baik. Bahkan atap ini di klaim mampu meredam kebisingan suara dari luar hingga 30%.

3. Mudah Dibentuk & Serba Guna

Dibuat dengan menggunakan material terbaik, Onduline juga di klaim cukup mudah di bentuk karena mudah di pasang dan juga mudah di potong. Bahkan tidak hanya bisa digunakan sebagai atap rumah, anda bisa memasangnya sebagai atap kanopi.

4. Memiliki Kekuatan & Daya Tahan Terjaim

Harga Atap Onduline yang dipasarkan dengan cukup mahal, memang menjadi jaminan utama akan mutu dan kualitasnya. Hal ini terbukti dengan ketahan Onduline yang mampu bertahan dari terpaan angih hingga 192 km/jam. Disamping itu juga mampu menahan getaran hingga 6.5 Sekala Righter.

5. Bersifat Non-Combustible

Sama seperti atap Alderon yang seblumnya sudah kami sampaikan. Onduline juga menjadi salah satu jenis atap yang bersifat Non-Combistible. Sehingga atap jenis ini tidak akan mudah terbakar oleh api.

6. Lentur, Ringan serta Anti Pecah

Berbeda dengan Asbes ataupun jenis atap lainnya. Anda akan bisa menggunakan atap yang satu ini tanpa takut pecah ataupun rusak. Tentu saja hal ini di karenakan Onduline memiliki struktur yang lentur serta ringan.

7. Anti Karat & Korosi

Sedangkan kelebihan lain dari Onduline yang bisa anda dapatkan adalah kemampuannya tahan terhadap karat dan korosi. Ini jelas karena material utama pembuatannya pun tidak mengandung unsur asbes ataupun metal seperti kami sampaikan diatas.

Kekurangan Atap Onduline

Kekurangan Atap Onduline

1. Warna Cepat Pudar

Pilihan warna yang menarik memang menjadi alasan banyak orang menggunakan jenis atap yang satu ini. Namun jika anda memilihnya karena warna, kami tidak merekomendasikan atap ini. Karena warna dari atap ini sangat mudah pudar dan kusam.

2. Karakter Bindumen

Kekurangan yang berikutnya dari atap jenis ini dapat dilihat dari salah satu karakter Buntumen yang di gunakan pada Onduline. Yang dimana, dengan bentuk yang lebih kecil membuat atap ini memiliki atau membutuhkan banyak sekali jahitan.

3. Mudah Defleksi

Dengan dimilikinya banyak jahitan seperti kami sebutkan diatas, lama kelamaan tentu saja akan memunculkan Defleksi yang berakibat munculnya rembesan yang berakibat fatal. Terlebih lagi jika anda menggunakan rangka kayu, tentunya defleksi ini akan cepat membuat kayu rapuh.

Cara Pemasangan Atap Onduline

Setelah anda mengerti seluk beluk mengenai atap Onduline, tentu bagi anda yang ingin menggunakan atap ini harus tahu bagaimana tata cara pemasangannya.

Untuk itu bursabajaringan rangkumkan secara rinci beberapa tips dan cara pemasangannya.

1. Kemiringan Atap Onduline 5-10 Derajat

Kemiringan Atap Onduline 5 10 Derajat

 

  • Decking kayu harus berukuran 12 mm
  • Antar overlap harus memiliki jarak 30 cm (15 cm – 15 cm)
  • Harus memiliki jarak antar lembaran 2 gelombang
  • Dalam 1 lembar atap, setidaknya memiliki 20 buah paku (8-4-4-4)
  • Jarak maksimal overhang adalah 7 mm

2. Kemiringan Atap Onduline 10-15 Derajat

Kemiringan Atap Onduline 10 15 Derajat

  • Setidaknya harus memiliki jarak reng maksimal 45 cm
  • Antar overlap harus memiliki jarak 20cm (10 cm -10 cm)
  • Setiap atap yang di pasang harus memiliki jarak antar lembar 1 gelombang
  • Dalam satu lembar pemasangan atap setidaknya memiliki 14 buah sekrup (5-3-3-3)
  • Jarak maksimal overhang adalah 7 mm

3. Kemiringan Atap Onduline 15 Derajat ke Atas

Kemiringan Atap Onduline 15 Derajat ke Atas

  • Setidaknya harus memiliki jarak reng maksimal 60 cm
  • Jarak antar overlap 17 cm (8.5 cm – 8.5 cm)
  • Setiap pemasangan satu lembar atap harus menggunakan 19 buah paku (9-5-5)
  • Jarak reng setidaknya berukuran 60 cm
  • Dan jarak maksimal overhang adalah 7 cm

Bagaimana cukup jelas dengan informasi yang kami berikan diatas? Yang pasti dengan memilih jenis atap ini anda akan bisa mendapatkan banyak sekali keuntungan meski ada beberapa kekurangan yang akan anda dapatkan seperti kami jelaskan diatas.

You May Also Like

About the Author: Amelia Zaimah

Seorang wanita yang hobi dan menyukai dunia arsitek