Atap Spandek : Jenis, Ukuran, Gambar, Kelebihan & Kekurangan

Atap Spandek – Kita tentu sudah tahu bahwa elemen utama dalam sebuah bangunan rumah adalah atap. Banyak sekali jenis model atap yang dapat kita gunakan untuk menutup bagian atas rumah yang sedang kita buat.

Penggunaan atap yang saat ini cukup populer adalah Atap spandek. Atap ini merupakan salah satu jenis atap yang terbuat dari campuran bahan aluminium, silikon dan juga seng, dimana untuk aluminium sekitar 55%, seng 45% dan silikon 2%.

Dengan kombinasi campuran tersebut menjadikan bahan yang satu ini dikenal kokoh, awet, ringan dan mudah dibentuk. Hal inilah yang menjadikan atap jenis ini banyak dipilih oleh masyarakat untuk menutup bagian atas rumah mereka.

Disisi lain, bagian penutup atap spandek juga sengaja dibuat dengan sedemikian rupa agar nantinya mudah untuk ditempeli cat, sehingga ketika proses pengecatan dapat berjalan secara efektif dan juga efisien.

Ini juga menjadi salah satu faktor mengapa atap jenis ini sangat cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan manufaktur serta bangunan-bangunan lainnya, seperti penutup pabrik, gudang, ruko, mall dan lain sebagainya.

Kemudian berbicara mengenai ukuran, kita dapat memilih ukuran sesuai dengan kebutuhan, atap ini memiliki beragam ukuran antara 0.3, 0.35, 0.4, 0.45, dan 0.5, sedangkan untuk ukuran lebarnya juga bervariasi.

Kalian juga dapat memilih warna sesuai dengan selera, seperti abu-abu, putih, hitam, hijau, cokelat, kuning dan masih banyak lagi lainnya. Berbicara mengenai daya tahan, atap ini dikenal sebagai salah satu material dengan daya tahan paling awet dikelasnya.

Penggunaan atap jenis ini dapat bertahan hingga 20 tahun, ini juga dikarenakan perpaduan bahan material yang digunakan untuk membuat spandek yang kami singgung diparagraf sebelumnya, yakni seng, aluminium serta silicon.

Apa Itu Atap Spandek

Atap Spandek

Akan tetapi material ini juga memiliki kekurangan yang harus dipahami oleh kalian semua. Dimana suhu diruangan yang menggunakan atap jenis ini menjadi lebih panas karena bahan tersebut dapat menyerap panas dengan cukup cepat.

Baiklah untuk lebih jelasnya langsung saja kita simak ulasan mendalam mengenai apa itu atap spandek, jenis, ukuran, gambar, kelebihan dan kekurangannya yang telah kami siapkan berikut ini.

Mengenai pengertiannya, diatas sudah kami bahas sedikit mengenai apa itu atap spandek, dimana atap ini merupakan jenis atap yang menggunakan bahan atau material campuran tiga bahan, yakni aluminium, seng dan juga silikon.

Penggunaan atap ini telah banyak digunakan oleh masyarakat tanah air saat ini. Disamping memiliki keawetan yang baik, kekuatan dari atap jenis juga sudah teruji. Dan berbicara mengenai harga atap spandek ini juga bisa dikatakan cukup terjangkau.

Jenis

Jenis Atap Spandek 1

 

Perlu kalian ketahui juga bahwa atap ini memiliki beberapa jenis yang perlu dan wajib kalian ketahui. Yang pertama adalah jenis berdasarkan bahan penyusunnya dan yang kedua adalah jenis berdasarkan bentuknya.

Di zaman serba praktis saat ini atap ini menjadi salah satu pilihan atap yang banyak diterapkan di berbagai macam bangunan. Disamping memiliki daya tahan yang kuat, harganya juga cukup terjangkau.

1. Jenis Berdasar Bahan

Jenis atap ini bermacam-macam mulai dari bahan penyusun dan juga bahan tambahan yang menjadi campurannya. Dibawah ini adalah beberapa jenis berdasar bahan penyusunnya.

  • Atap Model lapis foil
  • Atap Model coating (warna)
  • Atap Model laminasi
  • Atap Model bening (transparan)
  • Atap Model cliplock
  • Atap Model yang dilengkapi dengan peredam suara
  • Atap Model pasir
  • Atap Model galvalum, dan lain – lain.
Baca  Pipa Besi : Fungsi, Jenis, Ukuran, Kelebihan & Kekurangan Terbaru 2020

2. Jenis Berdasar Bentuk

Bukan hanya berdasar bahan atau material penyusunnya saja, atap ini juga memiliki bentuk yang berbeda-beda, ada yang memiliki gelombang besar, kecil dan juga klipok. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Atap Model gelombang besar. Sesuai namanya, atap jenis ini memiliki lengkung gelombang dengan jarak yang cukup jauh.
  • Atap Model dengan gelombang kecil
  • Atap Model dengan gelombang bending atau lengkung
  • Atap Model cliplock (kliplok). Atap ini memiliki lengkungan yang cukup dalam yang menjadi bagian penyambungnya dengan bagian rangka atap.

Ukuran

Ukuran Atap Spandek

Lalu berbicara mengenai ukuran, ada beberapa macam ukuran atap jenis spandek yang kita bahas kali ini. Pada paragraf diatas juga sudah sempat kita singgung bahwa atap ini memiliki ukuran yang bervariasi, diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Atap Berukuran Tebal 0,30
  • Atap Berukuran Tebal 0,35
  • Atap Berukuran Tebal 0,40
  • Atap Berukuran Tebal 0,45
  • Atap Berukuran Tebal 0,50

Setiap ukuran tersebut juga memiliki harga yang berbeda-beda. Bagi kalian yang mungkin hendak menggunakan atap spandek ini alangkah baiknya untuk menghitung terlebih dahulu berapa yang dibutuhkan dan juga pilihlah atap sesuai dengan selera masing-masing karena atap ini memiliki banyak sekali varian, entah itu warna dan juga jenisnya.

Gambar

Sebagai contoh model atap spandek yang banyak digunakan sebagai penutup atap rumah, dibawah ini ada beberapa model gambar atap spandek yang dapat kalian jadikan referensi sebelum memilih penggunaan atap rumah yang sesuai dengan selera.

Atap Spandek Model 1 Atap Spandek Model 2 Atap Spandek Model 3 Atap Spandek Warna Biru Atap Spandek Warna Putih Kanopi Atap Spandek Kanopi Bajaringan Atap Spandek

Harga Atap Spandek

Atap Spandek Warna Biru

No

TebalLebar

Harga

10.301 MeterRp 59.000
20.352 MeterRp 65.000
30.403 MeterRp 70.000
40.454 MeterRp 80.000
50.505 MeterRp 90.000

Kelebihan Atap Spandek

Kelebihan Atap Spandek

1. Pilihan Warna yang Variatif

Kelebihan yang pertama adalah karena memiliki varian warna yang cukup beragam. Disini kalian dapat memilih warna sesuai dengan selera masing-masing.

2. Daya Tahan yang Awet dan Tahan Lama

Kedua adalah memiliki daya tahan yang kuat dan tahan lama, bahkan hingga puluhan tahun. Kekuatan yang dihasilkan ini juga dikarenakan adanya pencampuran komposisi yang tepat antara bahan dasar aluminium serta seng. Selain itu juga dengan warna yang menarik menjadikan tampilan atap menjadi lebih indah dipandang.

Baca  6 Perbedaan Keramik Lantai dan Keramik Dinding Serta Ciri-Cirinya

3. Anti Pecah dan Anti Rayap

Lain halnya dengan genteng, atap jenis ini tentu akan sangat sulit untuk pecah. Ini merupakan salah satu kelebihan lain yang dimiliki oleh atap ini. Rayap juga tidak mungkin akan memakan bahan jenis ini.

4. Harga Terjangkau

Nah dengan harga yang terjangkau, tentu akan membuat kita lebih irit dalam pengeluaran ketika membangun sebuah rumah. Harga yang dibanderol juga bervariasi mulai dari ukuran dan jenisnya. Jadi kalian tidak perlu merogoh kocek yang cukup dalam jika menggunakan atap model ini.

5. Pemasangan Mudah

Kelebihan yang terakhir adalah mudahnya dalam pemasangan. Hal ini dikarena atap ini memiliki ukuran yang presisi dan mudah ketika dipasang. Si tukang tidak perlu kerepotan memasang atap ini dan tentu akan semakin mempercepat pengerjaannya.

Kekurangan Atap Spandek

Kekurangan Atap Spandek

1. Berisik Ketika Hujan

Seperti kita ketahui bahwa atap jenis ini memiliki bahan dasar aluminium dan juga seng. Hal inilah yang menjadikan atap ini sangat berisik ketika hujan. Dan tentu akan mengurangi rasa nyaman si pemilik rumah ketika hujan tiba.

2. Menyebabkan Suhu Panas di Dalam Ruangan

Kekurangan lainnya adalah cepat sekali menyerap suhu panas, sehingga hawa didalam ruangan akan terasa panas. Ini dikarenakan bahan ini merupakan konduktor panas yang cukup baik. Maka bahan spandek ini lebih sering digunakan untuk pabrik-pabrik industri dan juga gudang.

Nah itulah beberapa penjelasan dan informasi penting mengenai pengertian atap spandek, gambar, ukuran, jenis serta kelebihan dan kekurangannya. Hanya ini saja yang dapat kami sampaikan, semoga artikel diatas dapat bermanfaat bagi kalian semua.