10 Cara Menghitung Luas Atap Rumah Paling Mudah 2020

Cara Menghitung Luas Atap – Membuat Sebuah rumah memang harus dipikirkan dengan matang dan detail. Hal ini sangat penting karena dari sini kita dapat menghitung pengeluaran yang harus kita keluarkan.

Nah jika kalian memiliki budget yang minim, penghitungan untuk kebutuhan keramik, genteng dan luas atap juga harus kita hitung secara teliti. Untuk pembahasan kali ini kami akan membahas mengenai cara menghitung luas atap.

Setiap rumah memang memiliki banyak jenis atap rumah yang berbeda-beda, tergantung dari selera si pemilik rumah sendiri ingin menggunakan atap jenis apa. Untuk soal atap ada beberapa jenis yang dapat dipilih, diantaranya adalah atap pelana, atap limas dan juga atap miring.

Setelah kalian menghitung luas atap rumah tersebut, tentu nantinya kita dapat mengetahui berapa kebutuhan genteng, kebutuhan reng, usuk dan lainnya. Cara menghitung luas atap ini sebenarnya sangat mudah, jadi kalian tidak perlu meminta bantuan orang yang ahli dalam bidang ini.

Cara Menghitung Luas Atap Rumah Paling Mudah

Cara menghitung Luas Atap

Menghitung luas atap rumah ini memiliki rumus yang wajib kalian ketahui. Untuk lebih jelasnya lebih baik langsung saja kita simak ulasan mendalam mengenai cara menghitung luas atau rumah paling mudah berikut ini.

Ketahui Jenis Atap yang Digunakan

Sebelum kita membahas mengenai cara penghitungan luas atap rumah, alangkah baiknya jika terlebih dahulu mengetahui jenis atap apa yang akan digunakan. Ada 4 jenis atap rumah yang umum digunakan saat ini, diantaranya adalah sebagai berikut.

Atap Pelana

Atap ini memiliki model yang cukup simpel dan sederhana yang biasa diaplikasikan pada rumah-rumah saat ini. Memiliki bentuk segitiga dengan kemiringan 30 derajat.

Atap Limasan

Selanjutnya ada atap limasan. Atap ini terlihat lebih keren dan menarik dibandingkan dengan atap pelana. Memiliki bentuk segitiga tampak depan akan tetapi jika dari samping bentuknya lebih mirip dengan trapesium.

Atap ini juga terlihat lebih kokoh dan proporsional, namun dari segi pembuatan bisa dikatakan cukup rumit. Lalu dari segi biaya juga lebih mahal dibandingkan dengan atap pelana yang kita bahas diatas.

Atap Miring

Sama seperti namanya, bentuk atap ini memiliki kemiringan di satu sisi saja, akan tetapi sudut kemiringannya memang lantai.

Atap Kombinasi

Sedangkan untuk atap kombinasi ini merupakan perpaduan dari atap pelana dan juga atap limasan.

Cara Menentukan Kemiringan Atap

Untuk menentukan kemiringan atap ada 2 cara yang dapat digunakan, yakni derajat dan tinggi. Kedua cara ini sebenarnya hampir mirip, hanya saja tergantung dari kalian mengajak siapa untuk berdiskusi soal ini.

Kemiringan biasanya identik diukur dengan satuan derajat. Seorang arsitek akan mendesain atap dengan cara ini, standar namun cukup umum digunakan. Kemudian kemiringan dengan tinggi dapat dilakukan dengan menentukan tinggi atap tersebut.

Biasanya cara ini banyak digunakan oleh tukang bangunan, metode ini juga dikenal lebih mudah dipahami dan dimengertik oleh orang awam karena lebih simpel dalam hal pengukuran. Cara menghitungnya pun mudah, yakni atap dibuat lebih tinggi 2 atau 3 meter dari batas plafon. Sangat sederhana sekali bukan?

Cara Menghitung Luas Atap

Jika atap rumah kalian menggunakan beton cor atau dak biasa, cara menghitungnya sangatlah mudah. Apabila luas bangunan berukuran 15 meter x 10 meter, maka kalian dapat mengalikan keduanya menjadi 150 meter persegi.

Lalu untuk menghitung luas atap pelana, rumus yang digunakan adalah luasan atap dihitung dalam satuan meter persegi.

  • Rumus adalah Luas Atap = (panjang x lebar) / cosinus (z). Z dapat diartikan sebagai sudut kemiringan atap rumah.

Ukuran atap rumah 6 meter x 10 meter dengan overstek 1 meter. Overstek adalah bagian atap yang tidak ditopang oleh bangunan. Sudut kemiringan atap semisal 30 derajat. Maka untuk cara penghitungannya adalah sebagai berikut:

  • (6 meter + 2 meter) x (10 meter + 2 meter) / (cosinus/cos 30).
  • (8 meter x 12 meter) / cos 30
  • (96 meter) / 0,83
  • = 115,6 meter persegi

Cosinus merupakan istilah dalam matematika yakni perbandingan sisi segitiga yang ada di sudut dengan sisi miring. Penghitungan tersebut memang sedikit rumit, apalagi jika kalian mungkin kurang paham dengan istilah matematika seperti cosinus, sinus dan tangen.

Nah itulah beberapa pembahasan lengkap mengenai cara menghitung luas atap rumah yang dapat kalian simak diatas. Jangan lupa untuk simak artikel lain mengenai cara menghitung tinggi atap rumah dipostingan sebelumnya. Hanya ini saja yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian semua.

You May Also Like

About the Author: indra

Motto Dalam Hidup Selalu Rajin Dan Banggakan Kedua Orang Tua