2 Cara Menghitung Volume H Beam & Luas Area Penampang 2024

Cara Menghitung Volume H Beam – Material besi memang digunakan sebagai penopang struktur bangunan yang paling banyak digunakan. Dalam pengerjaan konstruksi tentunya dibutuhkan perhitungan matang seperti misalnya volume H Beam.

Memang besi H Beam memiliki ukuran yang besar sehingga digunakan untuk penyangga ataupun tiang pancang bangunan. Wajar jika besi H Beam lebih mahal jika dibandingkan dengan HARGA BAJA RINGAN PER METER.

Karena H Beam memiliki bentuk yang unik maka sebagian orang sulit untuk menghitung volume ttaotalnya. Material yang menyerupai huruf H ini sebenarnya dapat dihitung menggunakan bantuan tabel material standar SNI.

Cara menghitung volume H Beam sangat penting dilakukan mengingat harganya cukup mahal. Jadi jangan sampai ada kekurangan bahan karena nantinya biaya pengeluaran akan bertambah lebih banyak dan juga membengkak.

Cara Menghitung Volume H Beam

Setiap ukuran H Beam akan diklasifikasikan berdasarkan dimensinya sehingga memudahkan anda dalam menghitung. Terdapat 2 cara menghitung volume yaitu manual dan menggunakan bantuan tabel baja.

Anda dapat melakukan estimasi kebutuhan baja untuk pengerjaan konstruksi sesuai dengan RAB. Memang untuk menghitung volume terdapat beberapa satuan yang digunakan seperti berat jenis, panjang, dimensi.

Kedua cara menghitung volume akan memiliki selisih hasil, jadi semuanya bergantung kepada pilihan. Bagi anda yang ingin mengetahui cara menghitung volume H Beam lebih lengkapnya simak tutorial dari kami berikut ini.

1. Cara Menghitung Volume H Beam & Berat Jenis

Sesuai dengan standar SNI semua satuan berat jenis baja memiliki standar ukuran 7850 kg/m3. Berat jenis ini sudah secara resmi ditetapkan berdasarkan profil baja dipasaran termasuk H Beam, hal ini juga akan memudahkan anda dalam menghitung.

Cara Menghitung Panjang H Beam

Cara pertama adalah mengetahui luas penampang profil baja H Beam. Silahkan anda tentukan terlebih dahulu dimensi dari baja H Beam, kami ambil contoh misalnya dimensi 350x175mm kemudian dilakukan untuk mendapatkan hasil luasan penampangnya.

Dimensi350x175mm
Luas Penampang350×175= 52.500mm = 0,0525m2
Konversi ke meter persegi52.500mm = 0,0525m2

Setelah mengetahui luas penampangnya anda perlu mengukur panjang H Beam yang akan digunakan. Anda bisa memanfaatkan meteran supaya hasilnya lebih akurat, misal panjangnya 10 meter maka untuk menghitung contohnya seperti berikut.

Luas Penampang0,0525m2
Panjang H Beam10m
Volume H Beam0,0525×10 = 0,525m3

Jadi untuk H Beam dengan panjang 10 meter dan dimensi 350x175mm memiliki volume sebesar 0,525m3. Memang untuk perhitungan secara manual diperlukan ketelitian supaya hasilnya akan bisa lebih akurat.

2. Cara Menghitung Volume Dengan Tabel Baja H Beam

Cara yang kedua tergolong mudah dan lebih cepat untuk mendapatkan volume totalnya. Jika melihat TABEL BAJA H BEAM anda bisa memperoleh informasi secara lengkap mengenai dimensi, ukuran bahkan beratnya.

cara menghitung luas area h beam

Untuh dimensi kita samakan saja dimensinya menjadi 350x175mm dan panjangnya 10 meter. Jika diurutkan ke bagian section maka akan diperoleh angka 52,68 berikutnya tinggal dikonversikan dan hasilnya menjadi 0,05268.

  • Panjang = 10m.
  • section = 0,05268
  • Volume H Beam = 0,05268×10 = 0,5268m3.
 Dimensi HxB t1 t2r section berat 
150x75mm150x75mm5mm7mm8mm17,8514kg
150x100mm150x100mm6mm9mm11mm26,8421,1kg
200x100mm198x99mm4,5mm7mm11mm23,1818,2kg
200x100mm200x100mm5,5mm8mm11mm27,1621,3kg
200x150mm194x150mm6mm9mm12mm38,830,6kg
250x125mm248x124mm5mm8mm12mm32,6825,7kg
250x125mm250x125mm6mm9mm12mm37,6629,6kg
300x150mm298x149mm5,5mm8mm13mm40,8032kg
300x150mm300x150mm6,5mm9mm13mm46,7836,7kg
350x175mm346x174mm6mm9mm14mm52,6841,4kg
400x200mm396x199mm7mm11mm16mm72,1656,6kg
400x200mm400x200mm8mm13mm16mm84,166kg
450x200mm450x200mm9mm14mm18mm96,876kg
500x200mm500x200mm10mm16mm20mm114,289,6kg
600x200mm600x200mm11mm17mm22mm134,4106kg
600x200mm588x300mm12mm20mm28mm192,5151kg
700x300mm700x300mm13mm24mm28mm235,5185kg
800x300mm800x300mm14mm26mm28mm267,4210kg
900x300mm900x300mm16mm28mm28mm309,8243kg

Dapat disimpulkan bahwa kedua perhitungan diatas memiliki hasil volume dengan selisih yaitu 0,525m3 (manual) dan 0,5268m3 (tabel). Anda dapat mengganti setiap ukuran maupun perkalian sesuai dengan perhitungan yang diinginkan.

Cara menghitung volume H Beam paling mudah pastinya menggunakan tabel karena lebih sedikit perkaliannya. Demikian tips dari Bursabajaringan.com, semoga dapat berguna untuk anda yang sedang menggunakan material H Beam.