15 Jenis Plafon Rumah Terbaru 2020 : Kelebihan & Kekurangan

Jenis Plafon Rumah – Hunian modern saat ini mungkin lebih memiliki desain tampilan yang minimalis. Baik dalam segi eksterior dan juga interior. Untuk interior, salah satu hal yang cukup penting untuk mempercantik ruangan tersebut adalah dengan mengaplikasikan plafon pada bagian langit-langitnya.

Jenis plafon rumah saat ini juga bermacam-macam, dimana kita dapat memilih plafon tersebut sesuai dengan selera dan juga budget yang kita miliki. Nah untuk saat ini penggunaan plafon gypsum memang lebih sering menjadi pilihan utama kalangan masyarakat.

Hal ini dikarenakan penggunaan plafon gypsum ini memiliki kelebihan dari segi harga dan juga tampilannya yang dinilai lebih menarik. Namun bukan berarti plafon jenis lain kurang peminatnya, contohnya saja plafon metal dan juga plafon kayu yang hingga saat ini masih banyak digunakan oleh masyarakat, walaupun dari segi harga bisa dikatakan cukup bersaing dengan jenis plafon gypsum.

Sebelum kalian memasang plafon yang tepat untuk rumah kalian, alangkah baiknya juga kalian dapat memahami beberapa jenis plafon rumah serta kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh masing-masing jenis plafon tersebut. Untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasannya berikut ini.

Jenis Plafon Rumah Terbaru : Kelebihan & Kekurangan

Jenis Plafon Rumah

Palfon Gypsum

Seperti sudah sempat kita singgung diatas bahwa plafon gypsum ini merupakan salah satu plafon yang saat ini memiliki banyak peminat. Karena dengan memasang plafon ini rumah akan lebih terlihat menarik. Plafon gypsum juga memiliki model yang cukup banyak, jadi kita dapat dengan mudah memilih terlebih dahulu sebelum membelinya.

Harga

Untuk harganya, plafon gypsum ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 50.000 – Rp 60.000 per lembar.

Kelebihan

  • Pengerjaan lebih cepat
  • Hasil lebih rapi
  • Model dan desain beragam
  • Hadir dengan beberapa pilihan material rangka

Kekurangan

  • Tak tahan air
  • Bahan kurang tahan lama

Plafon Triplek

Selanjutnya ada plafon triplek. Plafon ini terbuat dari bahan kayu triplek dengan ketebalan yang biasa digunakan adalah mulai dari 3 mm hingga 6 mm. Dari segi harga memang lebih cukup terjangkau dan mudah sekali untuk didapatkan.

Harga

Untuk harganya, plafon triplek ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 40.000 – Rp 250.000 per lembar tergantung jenisnya.

Kelebihan

  • Harga masih cukup murah
  • Pemasangan mudah
  • Bisa dijadikan sebagai tumpuan

Kekurangan

  • Kurang tahan air
  • Sambungan akan kelihatan
  • Harus sering dicat ulang

Plafon Kayu

Kayu merupakan salah satu bahan yang mungkin tidak akan tergantikan, salah satunya adalah untuk kebutuhan plafon rumah. Plafon kayu juga dikenal dengan nama lambersering yang mana terbuat dari kayu olahan dan berbentuk lembaran berukuran 1 x 9 cm.

Lembaran kayu tersebut dikeringkan terlebih dahulu agar kadar airnya menyusut sehingga ketika dipasang tidak akan mengalami penyusutan kembali. Tampilan plafon kayu ini juga cukup elegan dan dapat di cat dengan menggunakan pelitur agar warnanya lebih natural.

Harga

Untuk harganya, plafon kayu ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 160.000 – Rp 300.000 per meter persegi tergantung dengan jenisya.

Kelebihan

  • Tampilan lebih artistik
  • Tak akan menyusut ketika dipasang
  • Cocok untuk rumah modern bertema natural

Kekurangan

  • Pengerjaan lebih lama dan lebih sulit
  • Harga lebih mahal dari plafon gypsum

Plafon Metal

Selanjutnya adalah palfon metal. Plafon ini terbuat dari matrerial lempengan metal tipis yang diproses dengan cara diembos dan dicetak dalam berbagai macam motif dan ukuran. Material yang telah dicetak nantinya akan diukir dan dirapikan dengan finishing cat minyak dengan warna yang beragam.

Plafon ini pada umumnya dipilih karena bahannya yang anti air dan rayap sehingga akan lebih kuat dan mampu bertahan dalam kurunm waktu yang sangat lama.

Harga

Untuk harganya, plafon metal ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 90.000 per lembar.

Kelebihan

  • Anti air dan anti rayap
  • Lebih kuat dan lebih awet
  • Tersedia beragam motif ukiran

Kekurangan

  • Pengerjaan tak mudah
  • Harga relatif mahal
  • Pilihan harus disesuaikan dengan bentuk rumah

Plafon PVC

Plafon PVC ini terbuat dari material yang sama dengan pipa air, yakni Polivinyl Chloride. Bahan ini memang terkenal awet karena memiliki daya tahan tinggi terhadap air, api dan juga serangan rayap. Palfon PVC juga hadir dalam varian warna serta motif yang beragam.

Harga

Untuk harganya, plafon PVC ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 25.000 – Rp 65.000 per lembar.

Kelebihan

  • Material ringan
  • Daya tahan tinggi terhadap air dan api
  • Takkan diserang rayap
  • Tersedia banyak pilihan warna

Kekurangan

  • Harga masih relatif mahal
  • Tak bisa dicat ulang dan harus diganti baru

Plafon Eternit/ Asbes

Dari segi tampilan, plafon ini hampir mirip dengan plafon kayu namun untuk segi kualitas hampir sama dengan plafon gypsum. Bahan eternit ini biasanya terbuat dari serat asbestosis yang memiliki daya tahan baik terhadapa gangguan alam seperti air dan api. Akan tetapi material ini sudah tidak dianjurkan karena memiliki resiko yang cukup besar dalam hal kesehatan seperti gangguan pernafasan dan kanker.

Harga

Untuk harganya, plafon asbes ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 60.000 – Rp 90.000.

Kelebihan

  • Proses pengerjaan mudah
  • Daya tahannya cukup awet dan kuat
  • Tahan air dan tahan api
  • Mudah dibongkar pasang

Kekurangan

  • Membahayakan kesehatan
  • Bahan mudah retak dan patah

Plafon GRC

Plafon GRC ini terbuat dari material yang hampir mirip karakteristiknya dengan material eternit. Yang membedakannya hanya ukuran, dimana ukuran GRC ini lebih besar dan lebar yakni sekitar 120 x 240 cm. Walaupun memiliki daya tahan terhadap api dan air yang baik, plafon ini cukup rapuh dan pemasangannya pun cukup sulit.

Harga

Untuk harganya, plafon GRC ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 60.000 – Rp 140.000 per lembar.

Kelebihan

  • Tahan terhadap air dan api
  • Desain lebih mewah

Kekurangan

  • Harga relatif lebih mahal
  • Biaya besar dan proses pemasangan sulit
  • Bahan mudah retak

Plafon Akustik

Material ini bukan hanya berfungsi untuk hiasan atap rumah saja, namun dapat juga digunakan sebagai peredam suara. Jenis plafon ini sangat cocok bagi kalian yang ingin menambah kesan tenang dan bising. Plafon akustik juga dapat dipasang pada bagunan yang terbuat dari kayu ataupun rangka metal.

Harga

Untuk harganya, plafon GRC ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 220.000 per meter persegi.

Kelebihan

  • Peredam suara yang efektif
  • Bobotnya cukup ringan
  • Proses pengerjaan mudah dan cepat

Kekurangan

  • Harga relatif lebih mahal
  • Pasokan terbatas dan sulit didapatkan
  • Kurang tahan terhadap air

Plafon Kalsiboard, Harplex, Fiber Flat & Super Panel

Dan jenis plafon rumah yang terakhir ini ada bermacam-macam mulai dari kalsiboard, harplex, fiber flat dan juga super panel. Bahan-bahan ini memang jarang digunakan sehingga sangat sulit untuk dicari. Kelebihan dan kekurangan dari material plafon-plafon tersebut juga berbeda-beda, akan tetapi umumnya memiliki kelebihan daya tahan yang sangat baik dari air, api dan juga rayap.

Nah itulah beberapa pembahasan lengkap mengenai jenis plafon gypsum yang dapat kami sampaikan diatas. Baiklah mungkin hanya ini saja yang dapat kami sampaikan, semoga artikel diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kalian semua. Jangan lupa juga baca artikel lain mengenai harga plafon gypsum yang telah bursabajaringan.com sampaikan di postingan sebelumnya.

You May Also Like

About the Author: indra

Motto Dalam Hidup Selalu Rajin Dan Banggakan Kedua Orang Tua